in

Kisah Clairvius Narcisse, Seorang Zombie Asli dari Haiti

Clairvius Narcisse adalah seorang pria asal Haiti yang tubuhnya pernah di jadikan mayat hidup atau zombie pada tahun 1962. Tubuhnya diubah menjadi zombie oleh seorang bokor, dukun dalam kepercayaan voodoo yang ada disana.

Karena Sengketa Tanah dengan Kakak Kandung

Claircius Narcisse Zombie

Kejadian ini bermula saat adanya masalah sengketa tanah antara Clairvius Narcisse dengan kakak kandungnya. Kakaknya pun mengambil jalan pintas untuk memenangkan sengketa dengan meracuni dan menjual tubuh Narcisse ke seorang bokor.

Racun yang digunakan oleh kakak Narcisse diramu dari racun ikan buntal, racun katak, dan bubuk dari tengkorak bayi yang dihaluskan. Ya, kamu tidak salah baca, tengkorak bayi.

Racun ini tidak mematikan, namun dapat menyebabkan orang yang terkena menjadi koma yang terlihat seperti sudah meninggal. Racun ini adalah ramuan milik bokor yang ditemui kakak Narcisse yang berasal dari Haiti bagian utara, yang jaraknya cukup jauh dari tempat mereka.

Pada tanggal 30 April 1962, tak lama setelah Narcisse diracuni, ia pun merasa demam tinggi, seluruh tubuhnya terasa sakit, dan sulit bernapas. Ia pun dibawa ke rumah sakit.

Namun, dari hasil pemeriksaan, racun ditubuh Narcisse tidak terdeteksi. Rumah sakit menyatakan Narcisse meninggal pada tanggal 2 Mei 1962, padahal pada saat itu Narcisse masih dalam keadaan koma.

Setelah pemrosesan akta kematian, Narcisse dipulangkan ke keluarganya untuk dimakamkan tanpa ada yang mengetahui bahwa sebenarnya ia masih hidup. Malam setelah pemakaman, sang bokor menggali kembali makam Narcisse dan membawa tubuhnya.

Zombie yang Bekerja di Perkebunan Tebu

Clairvius Narcisse Perkebunan Tebu

Sang bokor kemudian menghidupkan kembali Narcisse dan membuatnya berhalusinasi dan lupa ingatan dengan memberikan ramuan dari bunga terompet datura. Hal inilah yang membuat Narcisse menjadi zombie.

Ia kemudian melatih tubuh zombie Narcisse untuk dapat bekerja sebagai budak di perkebunan tebu. Untuk membuat Narcisse terus menerus menjadi zombie, bokor terus memeberikan ramuan bunga terompet datura kepada Narcisse secara terus menerus dalam dosis tertentu.

Setelah 2 tahun menjadi zombie, akhirnya Narcisse pun bebas setelah bokor yang memperbudaknya jatuh sakit dan meninggal. Narcisse pun tidak menerima ramuan bunga terompet datura lagi setelah itu.

Tidak seperti pekerja lain yang mengalami kerusakan otak akibat hypoksia saat dikubur hidup-hidup, Narcisse tetap hidup dan berangsur sembuh. Karena lupa ingatan dan tidak ingat kampung halamannya, Narcisse pun kemudian terus hidup di rumah bokor selama 16 tahun setelahnya.

Diselamatkan oleh Adiknya dan Seorang Psikiater

Clairvius Narcisse Zombie Angelia Douyon

Setelah 18 tahun disangka meninggal, ingatan Narcisse pun mulai pulih dan kemudian mulai mencari keluarganya di tempat asalnya. Sampai akhirnya ia bertemu dengan adiknya, Angelia, di tempat umum. Dan Narcisse pun menceritakan semuanya.

Narcisse pun dibawa pulang ke keluarganya dan mengetahui bahwa kakak yang meracuninya telah meninggal. Penduduk desa terkejut dengan kembalinya Narcisse. Ia akhirnya diusir karena dianggap sebagai hantu atau penyihir.

Angelia yang percaya kepada Narcisse kemudian membawanya ke klinik milik seorang psikiater, Dr. Lamarque Douyon. Ia menceritakan semuanya ke Dr. Douyon. Narcisse menjelaskan bahwa selama menjadi zombie, ia masih bisa mendengar walaupun tidak bisa mengontrol tubuhnya.

Narcisse akhirnya tinggal di klinik Dr. Douyon sampai akhirnya meninggal pada tahun 1994. Kasus Clairvus Narcisse ini adalah kasus potensial pertama yang menjadi contoh bagaimana manusia dapat dijadikan zombie.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Written by Andre Kurniawan

Comments

Loading…

0

Comments

0 comments

Covid Jepang Hikikomori

Dulu Dihina, Gaya Hidup Hikikomori Kini Menjadi Lumrah

5 Tips Sehat Dan Bugar Selama Puasa Ramadhan

5 Tips agar Badan Tetap Sehat dan Bugar Selama Puasa Ramadhan